Skema ini dirancang sebagai langkah konkret pemulihan Taman Nasional Gunung Ciremai dengan melibatkan warga lokal sebagai tenaga kontrak lingkungan.
Setiap warga akan diberi tanggung jawab menggarap dan menjaga dua hektare lahan kosong, dengan gaji Rp 1,5 juta per bulan sebagai imbalan merawat pohon dan menjaga hutan.
Setelah mendengar penjelasan tersebut, para penambang di kawasan kaki Gunung Ciremai menyatakan kesediaan untuk beralih pekerjaan.
Program ini diharapkan menjadi jalan tengah antara perlindungan lingkungan dan keberlangsungan ekonomi warga sekitar. (trn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





