“Presiden menekankan pentingnya penempatan berkualitas, dari rekrutmen awal, saat bekerja, hingga perlindungan dan pemberdayaan setelah kembali,” kata Mukhtarudin dalam keterangan resmi, Sabtu (4/10/2025).
Prioritas pertama dalam program ini adalah peningkatan vokasi, yang mencakup keterampilan teknis dan penguasaan bahasa.
Presiden menekankan lima bahasa wajib yang harus dikuasai calon pekerja migran, yaitu Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, dan Arab.
Baca Juga: Dedi Mulyadi: Korban Kecelakaan di Jabar Capai 3.300 Jiwa, Lebih Tinggi dari Bencana Alam
Strategi Lintas Kementerian dan Kesiapan Jawa Barat
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyambut baik fokus pada peningkatan pendidikan vokasi dan pelatihan bahasa ini.





