“Kita ingin mengubah citra TKI Indonesia yang selama ini identik dengan ART. Padahal, kita punya banyak tenaga terampil: perawat, ahli otomotif, elektro, makanan, farmasi, dan bidang lainnya. Mereka bisa membawa nama baik bangsa di luar negeri,” tegasnya.
Fokus Solusi Pengangguran dan Pusat Pelatihan
Mukhtarudin melanjutkan, peningkatan keterampilan ini juga merupakan solusi strategis untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Barat, khususnya yang berasal dari lulusan SMA dan SMK.
Untuk mendukung program ini, Mukhtarudin mendorong Pemprov Jabar memanfaatkan Migrant Center di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sebagai pusat pelatihan bahasa dan keterampilan percontohan.
“Kita sudah memiliki Migrant Center di UPI Bandung, yang bisa menjadi contoh praktik baik. Ke depan, universitas lain di Jawa Barat diharapkan juga dapat mengembangkan hal serupa,” jelasnya.(red)





