Menurut Dedi, sejumlah pengembang kawasan industri di Purwakarta, Indramayu, dan Subang telah menyatakan kesiapan untuk mengembangkan hunian vertikal.
Ia ingin kawasan industri berfungsi lebih efektif, sehingga pekerja tidak lagi menghabiskan waktu di jalan.
“Kalau mereka tinggal di kampung, di jalannya macet, terus sarana transportasi lagi, biaya hidupnya bisa lebih mahal lagi, tapi kalau di kawasan industri ke depan nanti menggunakan sepeda saja sudah cukup,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, Dedi juga menyampaikan pesan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait agar cicilan rumah susun subsidi dijaga tetap terjangkau.
“Di tadi, Pak Menteri, ‘Pak kayaknya cicilannya Rp 1 juta, di atas itu berat’. Betulkan tadi ngomong gitu ya? Nanti sebagian disubsidi oleh Pemda Kabupaten Bekasi,” kelakarnya.





