JABARNEWS | PURWAKARTA – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Purwakarta didorong untuk membawa koperasi memasuki era digitalisasi guna menarik minat generasi muda, khususnya Generasi Z. Transformasi tersebut dinilai penting agar koperasi tetap relevan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Dorongan itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta, Hariman Budi Anggoro, saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Purwakarta, Jumat (30/1/2026).
Hariman menilai citra koperasi saat ini masih kurang menarik di kalangan anak muda. Padahal, di era globalisasi dan digitalisasi, koperasi memiliki peluang besar untuk berkembang jika mampu beradaptasi dengan teknologi.
“Kalau melihat koperasi saat ini, kurang wah di mata anak muda. Artinya, koperasi belum gereget untuk generasi muda masuk. Di era globalisasi dan digitalisasi, koperasi menghadapi tantangan sekaligus peluang besar. Persaingan usaha semakin ketat, ekspektasi konsumen berubah, dan teknologi berkembang pesat. Untuk tetap relevan, koperasi harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi sebagai alat transformasi,” ujar Hariman.
Ia menyebutkan bahwa generasi milenial dan Gen Z saat ini cenderung tertarik pada sektor digital seperti kripto dan bisnis berbasis teknologi. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi koperasi untuk berbenah dan tampil lebih modern.





