Dibalik Kekurangannya, Erwin Buktikan Mampu Berkarya

JABAR NEWS | PURWAKARTA – Kendati hidup dengan keterbatasan fisik hal itu tidak membuat Erwin Arista (52) menjalani hidup hanya dengan berpangku tangan pada orang lain.

Erwin warga Kampung Lembur RT. 01 RW. 01, Desa Cibogogirang, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta ini hidup sebagai penyandang tunanetra ini ternyata mampu menciptakan sebuah kerajinan tangan bernilai ekonomis yang belum tentu bisa dilakukan orang normal.

“Ini untuk membuktikan, jika penyandang disabilitas bisa melakukan sesuatu dan menciptakan sebuah karya,” ujar Erwin saat ditemui di rumahnya, Rabu (09/08/2017).

Baca Juga:  Kota Tasikmalaya Segera Bentuk Perda Pemberdayaan Pondok Pesantren

Adapun kerajinan yang dibuat Erwin adalah mengolah barang bekas. Yaitu bungkus kopi kemasan yang tidak berguna bagi orang namun berguna baginya. Bungkus kopi tersebut dirangkai sedemikian rupa, ada yang dibuat menjadi tas, tempat tisu, karpet dari berbagai ukuran.

“Awalnya saya hanya membuat untuk hiasan di rumah sendiri. Namun banyak yang menilai hasil karya saya layak dijual. Mulai dari sana banyak yang pesan kang,” tutur Erwin.

Baca Juga:  Sempat Diblokir, PUBG Mobile Kembali ke India Dengan Ketentuan Khusus

Erwin mengaku harga dari kerajinan yang dibuatnya cukup terjangkau. Ada yang Rp. 35.000 hingga Rp. 85.000, tergantung tingkat kesulitan kerajinan tersebut.

Untuk bahan baku ia mengaku mendapatkan dari beberapa teman, ada juga dari warung didekat rumah dan warga sekitar.

Baca Juga:  Pelayanan Kesehatan Gratis Dalam Penutupan TMMD di Purwakarta

“Warga yang sering membantu saya untuk mendapatkan bahan bakunya,” ungkapnya.

Sementara itu Edi Junaedi (30), salah satu tetangga Erwin menambahkan, hasil kerajinan tangan yang dibuat Erwin cukup diminati warga. Meski waktu pembuatannya terbilang sedikit lama karena keterbatasan fisiknya.

“Kami salut dengan Erwin, walau memiliki keterbatasan fisik ia tidak mau hanya berpangku tangan,” tambahnya. (Zal)

Jabar News | Berita Jawa Barat