Program CUC saat ini berlangsung di delapan daerah, yakni Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Subang.
“Pelaksanaan CUC masih berlangsung di delapan kabupaten/kota tersebut untuk mencapai cakupan 100 persen,” kata Vini.
Ia memastikan ketersediaan vaksin campak rubella mencukupi untuk pelaksanaan ORI dan CUC. Apabila terjadi kekurangan, puskesmas dapat mengajukan permintaan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Saat ini, fasilitas kesehatan hanya menunggu distribusi alat suntik auto disable syringe (ADS) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah dinyatakan siap didistribusikan.
Dinkes Jabar juga mengimbau seluruh fasilitas kesehatan untuk melaporkan kasus suspek campak dalam waktu 24 jam ke dinas kesehatan setempat. Penanganan awal meliputi isolasi minimal tujuh hari sejak munculnya bercak merah, pemberian vitamin A sesuai usia, asupan gizi tinggi protein dan kalori, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.





