Ema Sumarna Pastikan Tidak Ada Lagi Diskriminasi Pelayanan Kesehatan di Kota Bandung

Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna. (Foto: Istimewa).

JABANEWS | BANDUNG – Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna memastikan tidak ada lagi diskriminasi dalam pelayanan kesehatan.

Ema Sumarna mengatakan, pihaknya akan terus mengakselerasi layanan kesehatan masyarakat di Kota Bandung.

Baca Juga:  Pengelolaan Sampah di Kota Bandung Terkendali Selama Libur Lebaran

Hal itu dibuktikan dengan alokasi 22 persen APBD Kota Bandung tahun 2022 untuk bidang kesehatan. Jumlah ini dua kali lipat lebih besar dari rekomendasi Pemerintah Pusat, yaitu 10 persen.

Baca Juga:  Lampu Hias Dari Potongan Bambu Gombong Khas Purwakarta

“Dalam Undang-undang, 10 persen APBD diperutukkan bagi (bidang) kesehatan. Pada pelaksanaannya, kami di Kota Bandung mengalokasikan 22-29 persen APBD untuk kesehatan,” kata Ema Sumarna dalam Monitoring dan Evaluasi Faskes dengan Pemangku Kepentingan di Kota Bandung, Selasa (11/10/2022).

Baca Juga:  Wujudkan Pemilu 2024 Aman, TNI-Polri dan APDESI di Purwakarta Lakukan Ini

Dia menambahkan, komitmen Pemkot Bandung dalam menghadirkan layanan kesehatan ditopang oleh seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bandung.