Erwan menegaskan, tugas utama wakil gubernur adalah menyokong kepala daerah dalam merealisasikan program kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan berkompetisi dalam popularitas, terlebih di tahun pertama masa jabatan.
Ia juga membantah isu keretakan hubungan akibat perbedaan angka survei tersebut. “Tujuan utama kita adalah bekerja. Untuk apa saya lebih dari atau sejajar dengan Pak Gubernur? Emang mau pecah kongsi? Kan enggak. Kami kan satu kesatuan,” tuturnya.
Terkait pembagian kewenangan, Erwan memastikan tidak ada pengurangan porsi tugas. Delegasi tetap berjalan proporsional, termasuk dalam menerima tamu dan agenda diplomasi. “Nggak juga. Tamu-tamu dari luar negeri saya yang selalu terima. Kan kalau di sini kosong siapa yang akan terima,” ujarnya.
Ia menekankan, stabilitas dan efektivitas pemerintahan menjadi prioritas utama, sementara perbedaan tingkat kepuasan publik dipandang sebagai dinamika yang wajar dalam struktur eksekutif daerah. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





