Daerah

Farhan Tegaskan Zero Defecation Tidak Boleh Sekadar Status

×

Farhan Tegaskan Zero Defecation Tidak Boleh Sekadar Status

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bicara soal sengketa lahan Sukahaji dan bentrokan Pasirkoja.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menerima kunjungan delegasi Kota Kawasaki, Jepang, sebagai bagian dari penguatan hubungan kota bersaudara sekaligus evaluasi kerja sama pengelolaan air limbah rumah tangga.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga capaian zero defecation di Kota Bandung agar tidak berhenti pada pengakuan administratif semata, melainkan berkelanjutan secara nyata.

Baca Juga:  Tedy Rusmawan: PPTM 2024 Senafas dengan Spirit Konferensi Asia Afrika

“Hubungan kita sebagai dua kota bersaudara sudah terjalin sangat baik dan dirintis sejak 2023. Meski proyek tiga tahun ini akan berakhir pada April 2026, insyaallah kerja sama akan diperpanjang sebagai komitmen jangka panjang,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga:  Konflik Internal Manajemen, Kebun Binatang Bandung Ditutup Sementara

Farhan menjelaskan, fokus utama kerja sama Bandung–Kawasaki adalah perbaikan tata kelola air limbah domestik, yang menjadi elemen krusial dalam implementasi kerangka zero defecation. Meski Kota Bandung telah dinilai mencapai status tersebut, tantangan terbesar justru berada pada aspek keberlanjutan.

Baca Juga:  HIV/AIDS di Bandung Meningkat, Farhan: MUI Harus Jadi Penjaga Umat!

“Tanpa konsistensi dan pengembangan metode pengelolaan lingkungan yang baik, sangat sulit mempertahankan posisi zero defecation,” katanya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2