Daerah

Ihsan Ayatullah Sebut Ada Permintaan Uang dari Auditor BPK

×

Ihsan Ayatullah Sebut Ada Permintaan Uang dari Auditor BPK

Sebarkan artikel ini
Sidang lanjutan kasus dugaan suap Auditor BPK. (foto: istimewa)
Sidang lanjutan kasus dugaan suap Auditor BPK. (foto: istimewa)

Ihsan diketahui banyak menghimpun dana yang bersumber dari perangkat daerah dan pengusaha. Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris BPKAD, Andri Hadian bahwa dirinya diminta tolong oleh Ihsan mengambil dana dari Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) senilai Rp100 juta.

Baca Juga:  Skandal Korupsi SmartCity Bandung: ASN Dishub Terima “Marketing Fee” Rp100 Juta untuk THR!

Kemudian, saksi lain, Kasubag Penatausahaan Keuangan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Bogor, Rully Faturahman mengaku memberikan uang kepada Ihsan dari hasil meminjam kepada pengusaha dan sebagian uang pribadi.

“Kata Ihsan, BPK perlu uang. Saya yang mencari, untuk yang Rp50 juta, saya pinjam yang mulia. Yang Rp10 juta pribadi sendiri,” kata Rully.

Baca Juga:  Korupsi Rp329 Miliar Jalan Tol Cisumdawu: Kuasa Hukum Dadan Tolak Keterangan Saksi, Tuduh Jaksa Mengarahkan

Rully bahkan sempat diminta oleh Ihsan untuk menyiapkan dua rekening khusus untuk berurusan dengan BPK.

“Saudara Ihsan telepon saya bahwa BPK kali ini meminta cashless. Saya diminta Ihsan membikin rekening. Saya menyuruh staf saya membikin rekening,” paparnya.

Baca Juga:  Mengaku Diperas Auditor BPK, Saksi KPK: Saya Sampaikan Ada Permintaan

Rully menerangkan bahwa apa yang dilakukan oleh Ihsan bukan atas perintah dari Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin, karena hubungan keduanya tidak terjalin baik.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3

Tinggalkan Balasan