Menurut Sugeng, kondisi geografis Indramayu tidak mendukung budidaya kelapa sawit. Tanaman ini memerlukan curah hujan tinggi dan rentan terhadap kekeringan.
Selain itu, sawit tidak cocok ditanam di lahan dengan tingkat salinitas tinggi atau tanah berkadar garam, yang banyak dijumpai di wilayah pesisir Indramayu.
Ia menambahkan, Indramayu lebih sesuai dikembangkan sebagai sentra tanaman pangan dan hortikultura. Padi dan jagung menjadi komoditas utama, sementara mangga telah lama dikenal sebagai unggulan daerah.
“Tidak ada potensi bagi Indramayu untuk pengembangan sawit,” kata Sugeng.





