“Kami sedang menarik data detail jumlah warga Jabar yang berada di wilayah terdampak dari masing-masing KBRI,” kata Herman.
Situasi keamanan dilaporkan fluktuatif di sejumlah negara seperti Qatar, Bahrain, Yordania, dan Arab Saudi setelah Iran meluncurkan serangan balasan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Menurut Herman, KBRI Teheran tengah mematangkan rencana kontinjensi untuk menjamin keselamatan warga negara Indonesia. Hingga kini, perwakilan RI masih memprioritaskan imbauan kewaspadaan tingkat tinggi sembari menunggu perkembangan lanjutan.
“Informasi yang kami terima, perwakilan RI di sana fokus pada imbauan kewaspadaan tingkat tinggi,” tuturnya.
Konflik memanas setelah operasi gabungan AS dan Israel melancarkan serangan besar ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah pejabat militer.





