Namun, Farhan tetap mengingatkan agar petugas di lapangan mengedepankan pendekatan humanis, sehingga ketertiban bisa terwujud tanpa menimbulkan gesekan.
Arahan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah kota bahwa pelayanan publik harus berjalan otomatis tanpa perlu “sentilan” warganet.
Melalui pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan warga bisa menikmati kota Bandung yang tertib dan nyaman setiap saat.(red)





