JABARNEWS | CIAMIS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pasien gangguan jiwa sepanjang tahun 2025. Faktor ekonomi dan permasalahan rumah tangga menjadi pemicu utama tren kenaikan tersebut.
Direktur RSUD Kawali, Evie Tiyanti, mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 pihaknya telah melayani sebanyak 148 pasien gangguan jiwa, dengan mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki.
“Jika melihat tren bulanan, banyak pasien yang datang dengan diagnosis skizofrenia, seperti mengalami halusinasi disertai perubahan perilaku, pikiran kacau, serta ketidakstabilan emosi. Faktor pemicu utamanya adalah masalah ekonomi dan rumah tangga,” ujar Evie dilansir JabarNews.com dari harapanrakyat, Senin (5/1/2026).
Evie menjelaskan, sebagian besar pasien gangguan jiwa yang ditangani RSUD Kawali berada pada usia produktif, yakni antara 20 hingga 40 tahun. Selain berasal dari wilayah Ciamis, tidak sedikit pasien yang merupakan rujukan dari luar daerah.
“RSUD Kawali melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan. Saat ini kami memiliki delapan tempat tidur untuk pasien gangguan jiwa, terdiri dari empat ruang akut dan empat ruang tenang,” jelasnya.





