Tren penurunan tagihan listrik OPD ini terus berlanjut di DPMD, Dinas Sosial, Disnakertrans, hingga Bapenda.
Om Zein menilai capaian ini lahir dari kedisiplinan para pegawai. Mereka kini rutin mematikan lampu dan perangkat elektronik sebelum pulang kantor.
“Listrik dipakai seperlunya, sebelum pulang dimatikan, yang tidak digunakan juga dimatikan,” ujarnya.
Bupati Purwakarta memiliki target lebih besar dari penghematan ini. Ia ingin mengalihkan dana listrik ini untuk program kesejahteraan rakyat.
“Yang biasanya semuanya (seluruh OPD di Kabupaten Purwakarta) bayar listrik itu Rp905 juta, minimal dalam satu bulan berkurang Rp300 juta aja, dalam setahun kan bisa Rp3,6 miliar kita menghemat. Dan uangnya itu bisa kita pergunakan untuk memperbaiki rumah-rumah rakyat yang tidak mampu,” pungkas Om Zein.(red)





