Daerah

Kementerian LH Turunkan Tim Ahli Kaji Lanskap Pascabencana Longsor Cisarua

×

Kementerian LH Turunkan Tim Ahli Kaji Lanskap Pascabencana Longsor Cisarua

Sebarkan artikel ini
Pencarian korban longsor Gunung Burangrang di Kabupaten Bandung Barat
Petugas gabungan melakukan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Istimewa)

Hanif juga menyoroti perubahan tata guna lahan di kawasan Cisarua yang dipengaruhi oleh urbanisasi masif. Perubahan pola pertanian, menurutnya, turut berkontribusi terhadap meningkatnya kerentanan lingkungan.

“Sebenarnya ini bagian dari urbanisasi yang cukup masif di kota-kota, sehingga membawa perubahan pola makan yang bukan kebiasaan kita, seperti kentang, kol, dan paprika. Tanaman ini umumnya tumbuh di daerah subtropis,” katanya.

Baca Juga:  Laporan BMKG Soal Gempa 4,6 di Garut Selatan, Terasa hingga Sukabumi

Ia menjelaskan bahwa tanaman subtropis biasanya dibudidayakan di ketinggian 800 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut, sementara karakter wilayah lokal tidak sepenuhnya sesuai dengan jenis tanaman tersebut.

Baca Juga:  Miris, Sepanjang 2021-2022 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sukabumi Mencapai Ratusan

“Karakter kita sebenarnya tidak seperti itu. Dulu, tahun 2025 belum semasif ini. Sekarang pertanian naik ke gunung dan membuka lahan-lahan baru seperti ini, yang akhirnya berdampak pada stabilitas lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga:  Pakar Bahasa: Hastag #2019gantipresiden Bukan Makar

Untuk memastikan kajian berjalan optimal, tim ahli Kementerian LH akan segera bergabung dengan pemerintah daerah setempat di bawah koordinasi bupati.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3