Daerah

Kemitraan Indonesia-Tiongkok Dorong Energi Hijau dan Ketahanan Pangan Lewat Program Dapur MBG di Jawa Barat

×

Kemitraan Indonesia-Tiongkok Dorong Energi Hijau dan Ketahanan Pangan Lewat Program Dapur MBG di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
MBG
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Makan Bergizi Gratis Indonesia Wilayah Jawa Barat, Riezka Rahmatiana (kiri) dan Managing Director Newfront International Group, Kevin Wang (kanan) saat penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok untuk Transisi Energi Hijau dan Penguatan Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kota Bandung, Jumat (6/2/2026). (Foto: Rian/JabarNews).

Selain mendukung ketahanan pangan nasional, kemitraan ini juga membuka peluang pembangunan manufaktur kendaraan listrik di Indonesia yang berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Tok! Dapur MBG Maksimal 3.000 Porsi per Hari, Harus Punya Koki Bersertifikat BNSP

“Manufaktur kendaraan elektrik akan dibangun di sini. Ini berarti ada penyerapan tenaga kerja, peningkatan ekonomi, sekaligus kontribusi terhadap pengurangan polusi,” tambah Riezka.

Menurutnya, fokus pada energi hijau menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya polusi dan perubahan iklim global.

Baca Juga:  Program MBG Butuh 6 Juta Peternak Baru, Ini Penjelasan Bos BGN

“Dunia sudah semakin panas. Kita harus mengurangi hal-hal yang membahayakan bumi. Energi hijau bukan hanya soal teknologi, tapi tanggung jawab kita menjaga lingkungan,” ucapnya.

Baca Juga:  Duh! Remaja di Bogor Nekat Curi Motor, Aksinya Ketahuan Guru SMK

Sementara itu, Managing Director Newfront International Group, Kevin Wang menyebut kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi Indonesia dan Tiongkok dalam membangun masa depan berkelanjutan.

Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34