Menurut Herman, jumlah tersebut merupakan hasil pendataan terbaru setelah melalui proses verifikasi dan validasi.
Dari total 372 kepala keluarga, baru 58 KK yang dinyatakan memenuhi syarat dan telah menerima dana kompensasi.
“Hasil verifikasi dan validasi 58 KK sudah dapat kompensasi, untuk rumah diberi Rp10 juta untuk warung diberi Rp5 juta,” ucapnya.
Adapun 314 KK lainnya masih dalam tahap pendalaman data. Herman menjelaskan, dari jumlah tersebut terdapat 27 KK dengan bangunan rumah dan 93 KK berupa warung.
Selebihnya merupakan objek terdampak dengan fungsi yang beragam, mulai dari kolam, kandang ternak, hingga garasi dan lahan sawah.





