JABARNEWS | CIANJUR – E Kosasih (70), warga Jalan Gatot Mangkupraja RY 4/4, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, hingga kini masih mengalami kesulitan menjalani masa pemulihan setelah menjadi korban kecelakaan tertabrak sepeda motor. Keterbatasan alat bantu berupa kursi roda menjadi kendala utama dalam aktivitas sehari-hari.
E Kosasih mengaku sangat membutuhkan kursi roda untuk menunjang mobilitasnya. Namun, Puskesmas Nagrak hanya memiliki satu unit kursi roda dan tidak dapat dipinjamkan kepada pasien.
“Ya, saya jadi bingung harus bagaimana. Sementara kebutuhan ekonomi tetap berjalan, termasuk antar-jemput anak sekolah. Keahlian saya hanya di bidang kelistrikan,” ujar E Kosasih saat ditemui wartawan, Kamis (15/1/2025).
Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan warga sekitar dan tokoh masyarakat setempat yang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya terkait penambahan fasilitas kesehatan dasar di Puskesmas Nagrak.
Tokoh masyarakat setempat yang akrab disapa Om Beng menyayangkan keterbatasan sarana kesehatan di puskesmas tersebut, terutama ketersediaan kursi roda yang hingga kini hanya satu unit.





