“Pasien yang sedang dalam masa pemulihan, seperti korban kecelakaan, seharusnya bisa dibantu. Tapi faktanya belum bisa mendapatkan pinjaman kursi roda,” kata Om Beng.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas tersebut membuat beban pemulihan pasien menjadi lebih berat dan memaksa keluarga mencari solusi secara mandiri.
Om Beng berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Kesehatan segera melakukan evaluasi dan menambah sarana prasarana kesehatan di Puskesmas Nagrak.
“Khususnya pengadaan kursi roda dan alat bantu medis lainnya. Ini kebutuhan dasar,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong adanya kebijakan yang lebih berpihak pada kondisi darurat warga, agar pasien dengan keterbatasan mobilitas dapat memperoleh bantuan secara cepat dan manusiawi.





