“Sekitar jam setengah sembilan pagi saya mendapat laporan dari Pak Agus, pengurus Belini. Katanya sudah dua kali melapor ke pos karena saya belum datang. Begitu saya datang, Pak Agus kembali melapor dan menyebut ada kotak mencurigakan seperti bom,” kata Asep saat ditemui di lokasi.
Setelah mendapat laporan itu, Asep mengaku hanya mendokumentasikan benda tersebut tanpa berani mendekat.
“Saya langsung foto pakai ponsel. Saya tidak berani pegang atau mendekat karena memang terlihat mencurigakan,” ujarnya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sumur Bandung untuk penanganan lebih lanjut.





