Sebelumnya, ratusan kepala sekolah telah melalui serangkaian assessment potensi dan kompetensi. Penilaian mencakup kinerja, kapasitas individu, hingga kemampuan manajerial.
Data inilah yang kemudian dijadikan pijakan untuk menentukan posisi baru, promosi, maupun langkah pembinaan.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa seluruh proses mutasi ini berjalan secara profesional tanpa ada praktik transaksional.
“Kita tidak boleh merasa lelah dalam membangun pendidikan. Rotasi dan mutasi ini adalah hal biasa, dan kami pastikan dilakukan secara bersih tanpa pungutan apa pun, serta tidak ada praktik jual beli jabatan,” tegas Bupati Aep dalam sambutannya, Kamis (2/4/2026).
Amanah untuk Indonesia Emas 2045
Aep mengingatkan bahwa tanggung jawab sebagai kepala sekolah adalah tugas berat, mengingat Disdikbud merupakan instansi dengan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) terbanyak di Karawang.





