Selain pembersihan material tanah, tim di lapangan juga mengurai sumbatan di aliran Sungai Cihonje. Langkah tersebut dinilai krusial untuk menghindari potensi banjir bandang apabila terjadi hujan deras dalam beberapa hari ke depan.
“Kami juga sudah membersihkan material longsoran yang menyumbat aliran sungai yang dikhawatirkan akan terjadi banjir di aliran Sungai Cihonje. Mudah-mudahan tidak ada longsor susulan,” ucapnya.
Pemerintah daerah memastikan pemantauan di kawasan rawan longsor akan dilakukan secara berkala. Koordinasi lintas instansi diperkuat untuk meminimalkan risiko bencana lanjutan dan menjaga keselamatan masyarakat di wilayah Sumedang Selatan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





