Daerah

Makanan Basi Jadi Biang Kerok Keracunan Massal Program MBG di Jawa Barat

×

Makanan Basi Jadi Biang Kerok Keracunan Massal Program MBG di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Keracunan MBG
Ilustrasi Keracunan Massal Program MBG. (Foto: Istimewa).

Selain faktor mikrobiologi, Ryan menyebut risiko kerusakan makanan juga dipicu oleh faktor fisik, seperti kontaminasi silang dari peralatan dapur, tangan pekerja, atau air yang tidak higienis.

“Kelembapan tinggi mempercepat pertumbuhan mikroba. Kemasan yang tidak rapat juga memungkinkan udara atau debu membawa spora dan jamur masuk,” ujarnya.

Baca Juga:  Satu Orang Warga Tewas Akibat Keracunan Massal di Cianjur

Adapun gejala umum yang dialami korban keracunan antara lain mual, muntah, diare, hingga nyeri perut. Namun, Ryan menegaskan bahwa dalam beberapa kasus, keracunan makanan dapat berujung fatal.

“Sebagian besar hanya menimbulkan gejala ringan, tetapi bisa juga menyebabkan gagal ginjal atau kelumpuhan pernapasan. Kalau ada gejala berat seperti muntah terus-menerus, diare berdarah, atau sulit bernapas, segera cari pertolongan medis,” jelasnya.

Baca Juga:  Soal Kasus Keracunan Massal, DPRD Jabar Desak Evaluasi Independen Program MBG

Ia juga menekankan pentingnya penanganan awal untuk mencegah kondisi semakin parah. Pemberian air putih atau oralit secara bertahap sangat dianjurkan. “Jangan sampai korban kekurangan cairan. Kalau kondisi terlihat berat, segera bawa ke fasilitas kesehatan,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga:  Terjadi Dua Kali Keracunan Massal di Bandung Barat, Begini Kata Hengki Kurniawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2