Dari keterangan saksi di sekitar lokasi, korban terakhir kali terlihat berada di kamar kos tersebut pada Sabtu (14/3). Sejak saat itu, korban tidak diketahui aktivitasnya hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Saat ini, polisi terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memperjelas kronologi kejadian. Selain itu, jenazah korban telah dievakuasi untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.
“Kami belum bisa memastikan karena harus dilakukan otopsi terlebih dahulu,” ujar Adam.
Hasil autopsi nantinya akan menjadi dasar penting bagi penyidik dalam menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.
Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan secara menyeluruh dengan mengumpulkan bukti dan memperdalam keterangan dari para saksi di lokasi kejadian. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





