Fadli juga menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam pemajuan kebudayaan, terutama dengan melibatkan generasi muda sebagai agen pelestarian budaya Sunda. Menurut dia, keberlanjutan ekosistem budaya menjadi kunci agar nilai-nilai tradisi tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Dalam kunjungannya ke Sumedang, Menteri Kebudayaan meninjau sejumlah fasilitas budaya, di antaranya Museum Pusaka, Bale Seni, Gedung Gamelan, serta Gedung Nagara Sumedang.
Sementara itu, Sri Radya Keraton Sumedang Larang H.R.I Lukman Soemadisoeria menyatakan kesiapan pihak keraton untuk menjaga aset-aset budaya dan mendukung langkah pemajuan kebudayaan di Sumedang.
Ia berharap revitalisasi keraton-keraton di Nusantara, khususnya Keraton Sumedang Larang, dapat segera direalisasikan agar fungsi budaya dan sejarahnya semakin optimal.
Keraton Sumedang Larang saat ini berfungsi sebagai Museum Prabu Geusan Ulun. Museum tersebut menyimpan berbagai koleksi bersejarah, antara lain Mahkota Binokasih, singgasana raja, senjata pusaka, naskah kuno, alat musik gamelan, serta kereta kencana kerajaan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





