“Selain membantu masyarakat, program ini juga diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik serta meningkatkan keselamatan di jalan,” ujarnya.
Keberangkatan para pemudik dikoordinasikan melalui Paguyuban Jawa Tengah (PJT) Cabang Bandung Raya. Ketua PJT Bandung Raya, Farhan Djuniadji, menjelaskan armada bus yang digunakan berasal dari berbagai lembaga dan pemerintah daerah di Jawa Tengah.
Sebanyak 11 bus disediakan Baznas Jawa Tengah, tujuh bus dari Pemerintah Kabupaten Cilacap, tiga bus dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, serta dua bus dari Baznas Banjarnegara.
Farhan menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam perjalanan mudik tahun ini. Seluruh kru bus telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urin sebelum keberangkatan.
“Seluruh kru sudah melalui pemeriksaan kesehatan dan tes urin, sehingga dipastikan dalam kondisi fit untuk mengemudi selama perjalanan,” kata Farhan.





