Nasional

BNN Soroti Maraknya Penyalahgunaan Tramadol di Media Sosial, Risiko Ketergantungan Tinggi!

×

BNN Soroti Maraknya Penyalahgunaan Tramadol di Media Sosial, Risiko Ketergantungan Tinggi!

Sebarkan artikel ini
Tramadol
Ilustrasi penyalahgunaan obat jenis tramadol. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan perhatian serius terhadap maraknya penyalahgunaan obat tramadol yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.

Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, mengatakan pihaknya terus memantau peredaran obat tersebut karena memiliki potensi ketergantungan yang tinggi apabila digunakan tanpa pengawasan medis.

Baca Juga:  Pemkab Cianjur Gencar Akselerasi Pembangunan Kesehatan

Tramadol sendiri merupakan obat pereda nyeri yang bekerja pada sistem saraf pusat. Dalam praktik medis, obat ini digunakan untuk mengatasi rasa sakit tingkat sedang hingga berat, seperti pada pasien pasca-operasi, dan hanya boleh dikonsumsi dengan resep dokter.

Baca Juga:  Hasil Kongres Kedua AMSI: Wens-Komang Kembali Nahkodai AMSI

Namun karena efeknya yang memengaruhi saraf pusat, obat tersebut kerap disalahgunakan oleh sebagian orang untuk mendapatkan sensasi tertentu.

“Banyak masyarakat yang menyalahgunakan obat ini demi mendapatkan sensasi euforia ringan, atau sebagai stimulan,” ujar Suyudi dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Senin(16/3/2026).

Baca Juga:  Penyalahgunaan Narkoba di Kota Bandung Meningkat, BNN dan Pemkot Bandung Sediakan Layanan Bersinar
Pages ( 1 of 2 ): 1 2