JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah memastikan kesiapan jalur Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat dengan kondisi jalan provinsi yang mayoritas telah mantap dan bebas lubang. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan jutaan pemudik yang melintasi wilayah tersebut.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, Agung Wahyudi, menyatakan perbaikan infrastruktur jalan provinsi sepanjang 2.362 kilometer telah mencapai status mantap sebesar 91,68 persen menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
“Perbaikan jalan yang berlubang sedang dilakukan. Kami menjamin tidak ada lagi jalan berlubang saat mudik Idul Fitri nanti,” kata Agung dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).
Selain perbaikan jalan, pemerintah daerah juga menyiagakan 19 titik Disaster Relief Unit (DRU) di jalur rawan bencana. Unit ini ditempatkan di sejumlah wilayah strategis seperti Bogor, Cianjur, hingga Tasikmalaya untuk mengantisipasi kerusakan mendadak maupun dampak bencana alam selama arus mudik.
Operasional DRU akan didukung Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bima Sakti yang bertugas menangani kerusakan jalan secara cepat, terutama di jalur padat, kawasan rawan kecelakaan, maupun lokasi yang dilaporkan masyarakat.





