Daerah

Pakar Geologi ITB Ungkap Pemicu Banjir Lumpur Cisarua Bandung Barat

×

Pakar Geologi ITB Ungkap Pemicu Banjir Lumpur Cisarua Bandung Barat

Sebarkan artikel ini
Pencarian korban longsor Gunung Burangrang di Kabupaten Bandung Barat
Petugas gabungan melakukan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Istimewa)

Karena itu, ia meminta warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk aktif memantau debit air saat hujan turun.

“Jika sungai yang biasanya mengalir tiba-tiba surut atau menghilang saat hujan lebat, masyarakat harus waspada. Itu menandakan adanya pembendungan di hulu. Segera menjauh dari alur sungai karena air bisa datang tiba-tiba dalam bentuk aliran lumpur,” ujarnya.

Baca Juga:  Jembatan Rusak, Siswa di Pelosok Garut Terpaksa Menyeberang Sungai Naik Rakit Bambu

Imam menegaskan, tinggal di sempadan sungai memiliki risiko tinggi terhadap aliran debris atau debris flow. Oleh sebab itu, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan penghijauan.

Baca Juga:  Dampak Drainase Buruk, Warga di Sukanagara Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor

Ia mendorong langkah-langkah struktural, seperti pembangunan debris flow barrier atau penghalang aliran, serta pemasangan sistem pemantauan jalur aliran (flow track) menggunakan geofon atau sensor getaran.

Baca Juga:  Meski Telah Siap, Disdik Jabar Alami Masalah Simulasi KBM Tatap Muka

“Yang paling merusak itu bukan airnya, tetapi material sedimen yang terbawa aliran. Karena itu, sistem mitigasi perlu difokuskan pada pengendalian sedimennya,” kata Imam. (ant)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 4 of 4 ): 123 4