“Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Raya Sukatani, tepatnya di Jembatan Cilalawi, Desa Cilalawi, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta,” ucap Asep, Kamis (9/4/2026).
Gerak cepat kepolisian membuahkan hasil saat anggota patroli mencium keberadaan kelompok remaja mencurigakan di sekitar Klinik Ashofa, Desa Cilalawi.
“Saat melaksanakan patroli anggota kami menemukan sekelompok remaja mencurigakan di area Klinik Ashofa, sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa lima orang remaja tersebut diduga terlibat dalam aksi tawuran sebelumnya,” ungkap Asep.
Asep mengungkapkan keprihatinannya karena sebagian besar pelaku aksi tawuran di Purwakarta ini masih berusia sangat muda dan berstatus anak di bawah umur.
“Usia mereka rata-rata masih sangat muda. Ada yang berumur 15 dan 17 tahun. Mayoritas masih anak-anak di bawah umur. Dalam peristiwa tawuran ini tidak terdapat korban jiwa,” tuturnya.





