Daerah

Siti Farida Perkuat Aksi Konvergensi Atasi Stunting di Cirebon

×

Siti Farida Perkuat Aksi Konvergensi Atasi Stunting di Cirebon

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati. (Foto: Istimewa).

“Keluarga adalah tiang pertama yang menentukan ke arah mana kita melangkah. Dari keluarga yang sehat dan sejahtera lahir masa depan yang penuh harapan,” katanya.

Ia menyebut stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan dan kemanusiaan, terutama pada kelompok usia dini yang rentan.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Targetkan Jumlah Balita Tengkes di Tahun 2024 Turun Jadi 13 Persen

Siti Farida menjelaskan, berdasarkan data e-PPGBM, prevalensi stunting di Kota Cirebon menurun dari 12,83 persen (2022) menjadi 11,66 persen (2023). Namun, menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), justru tercatat peningkatan dari 17 persen (2022) menjadi 19,9 persen (2023).

Baca Juga:  Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Jadi Prioritas Utama dalam Penyusunan RKPD Jabar 2026

“Ini menyadarkan kita bahwa masih terdapat persoalan struktural yang belum tuntas, baik dari sisi edukasi keluarga, akses gizi, air bersih, maupun layanan kesehatan dasar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Meningkat, Pembelajaran 8 Kecamatan di Purwakarta Kembali Daring

Wakil Wali Kota juga menyoroti pentingnya peran perempuan dan ibu dalam upaya mencegah stunting.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3