Selain itu, bentangan laut di lokasi tersebut secara filosofis melambangkan kesucian air yang menjadi inti dari ritual Melasti.
Upacara ini juga terbuka bagi masyarakat umum untuk disaksikan sebagai bentuk keterbukaan budaya serta penguatan semangat toleransi beragama di Jawa Barat.
Selain sebagai kegiatan keagamaan, Melasti juga menjadi sarana pendidikan bagi generasi muda. Pasraman Tirta Bhuana Bekasi melibatkan sekitar 300 siswa untuk ikut serta dalam prosesi.
Ketua Pasraman Tirta Bhuana Bekasi, I Nyoman Suranta, mengatakan keterlibatan para siswa bertujuan memperkuat pemahaman budaya dan spiritualitas.
Ia menilai kegiatan tersebut penting karena pelajaran agama Hindu tidak tersedia di sejumlah sekolah umum tempat para siswa menempuh pendidikan.
Prosesi Melasti umat Hindu Kota Bekasi tahun 2026 pun berakhir dalam suasana khidmat. Perayaan ini menjadi simbol kuatnya nilai toleransi dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Jawa Barat. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





