Daerah

Ramai Isu Doxing Terhadap Aktivis Demokrasi, Pemprov Jabar Beri Klarifikasi

×

Ramai Isu Doxing Terhadap Aktivis Demokrasi, Pemprov Jabar Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Sekda Jabar Herman Suryatman tanggapi isu doxing terhadap Neni Nur Hayati
Sekda Jabar Herman Suryatman (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan klarifikasi terkait doxing terhadap Direktur Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) sekaligus aktivis demokrasi, Neni Nur Hayati, yang mencuat usai unggahan Diskominfo Jabar di Instagram soal anggaran belanja media.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Garut Perketat Pengawasan Hewan Kurban dari Luar Daerah

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan tidak ada niat menyudutkan atau melakukan doxing terhadap Neni.

“Ya bagi kami nggak ada persoalan, tapi yang jelas, tidak ada sedikitpun niat kami untuk menyudutkan, untuk doxing tidak ada. Kami jamin itu tidak ada,” kata Herman dikutip dari RRI, Selasa (22/7/2025).

Baca Juga:  Pria Asal Plered Ditemukan Tewas di Penggilingan Padi, Ini Dugaan Polisi

Isu dugaan doxing ini muncul setelah akun resmi Diskominfo Jabar seperti @jabarprovgoid, @humas_jabar, dan @jabarsaberhoaks mengunggah konten yang membahas soal anggaran belanja media.

Baca Juga:  Polwan di Purwakarta Latihan Pengamanan Pilkada 2024

Unggahan itu kemudian memicu reaksi publik, termasuk dari Neni Nur Hayati yang melayangkan somasi.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23