Hilangnya alat utama pertanian itu berdampak langsung pada aktivitas pengolahan lahan. Sejumlah sawah yang siap ditanami kini terancam terbengkalai karena petani kesulitan melanjutkan proses produksi.
Menindaklanjuti laporan warga, aparat dari Polsek Pamarican langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kanit Reskrim Polsek Pamarican, Yayan Sopyan, membenarkan adanya pencurian tersebut dengan total tiga mesin yang hilang.
“Yang dicuri ada tiga unit. Sebenarnya ada satu lagi yang sudah sempat diutak-atik, baut-bautnya sudah terbuka. Namun sepertinya kawanan pencuri keburu kesiangan, sehingga satu mesin itu selamat,” kata Yayan.
Ia menambahkan, mesin yang dicuri merupakan produk impor dengan kondisi relatif baru. Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh salah satu pemilik saat melintas di lokasi usai kegiatan penyemaian.





