JABARNEWS | CIANJUR – Penelitian dan pemugaran Situs Megalitikum Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dipastikan berlanjut pada akhir Maret 2026. Tahap terbaru ini menargetkan pengungkapan lapisan budaya yang lebih tua melalui penggalian hingga kedalaman lebih dari 20 meter.
Ketua Tim Peneliti dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, mengatakan pihaknya tengah melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelanjutan kajian ilmiah dan pemugaran berjalan sesuai rencana.
“Lanjutan penelitian dan pemugaran akan berjalan di akhir Maret dimulai dengan kajian serta pemugaran lanjutan yang sebelumnya sudah dilakukan di teras lima yang usianya sekitar 500 tahun sebelum masehi,” ujar Ali.
Menurut dia, pemugaran akan bergerak bertahap dari teras empat hingga teras satu. Fokus utama tidak hanya pada struktur permukaan, tetapi juga lapisan budaya yang terkubur jauh di bawah tanah.
Pada tahap awal tahun sebelumnya, penggalian baru mencapai kedalaman 4–5 meter karena keterbatasan waktu. Tahun ini, tim menargetkan eksplorasi lebih dalam untuk menguji dugaan adanya struktur yang lebih tua terpendam.





