“Mereka jangan cuma dipindahin. Harus dikasih solusi, misalnya rumah susun, rumah subsidi, atau pelatihan kerja supaya punya penghasilan,” katanya.
Pendapat serupa disampaikan Ayu, warga Ciwastra. Ia menilai keberadaan tunawisma di pinggir jalan dapat memengaruhi kesan wisatawan terhadap Kota Bandung.
“Kalau menurut saya pribadi agak mengganggu, apalagi buat wisatawan. Jadi kesannya kurang bagus,” ujarnya.
Namun demikian, Ayu tetap mendukung rencana penertiban Pemkot Bandung dengan catatan disertai program pemberdayaan.
“Setuju ditertibkan, tapi harus dibarengi dengan pemberdayaan. Dikasih rumah susun dan pelatihan supaya mereka bisa mandiri,” tambahnya.





