Ia memaparkan bahwa segala bentuk penerimaan daerah harus melalui jalur resmi yang sesuai aturan perundang-undangan, seperti pajak, retribusi, atau hibah yang tercatat dalam sistem anggaran, bukan diserahkan langsung kepada bupati.
Lucky menambahkan, kerusakan fasilitas umum sedianya diperbaiki menggunakan APBD. Namun, jika ada warga yang ingin bertanggung jawab, ia lebih menyarankan perbaikan dilakukan secara fisik daripada memberikan uang tunai.
”Saya tidak pernah meminta uang, tapi saya meminta ganti rugi yang konteksnya diperbaiki, bukan bicara uang. Kami tidak mau menyentuh atau menerima uangnya, tapi kami menerima niat baik teman-teman Kompi,” imbuhnya.
Duduk Perkara Kericuhan Demo
Dalam kesempatan tersebut, Lucky juga mengklarifikasi penyebab kemarahan massa pada aksi sebelumnya. Kericuhan diduga dipicu karena Lucky tidak menemui massa aksi di lapangan.
Lucky mengaku tidak menerima surat permohonan audiensi secara langsung dari Kompi sebelum demo berlangsung. Selain itu, pada saat kejadian, ia sedang menjalankan tugas negara menerima kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).





