“Para korban diikat dan disekap agar tidak bisa melawan saat pelaku menjalankan aksi,” kata Sumarni.
Setelah memastikan para karyawan tidak berdaya, para pelaku kemudian membobol brankas penyimpanan uang hasil penjualan bahan bakar. Mereka berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp130 juta sebelum melarikan diri dari lokasi. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





