JABARNEWS | SUKABUMI – Bencana pergerakan tanah di Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, terus meluas setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama hampir sepekan. Kerusakan kini mencapai puluhan bangunan dan memaksa sejumlah warga mengungsi demi keselamatan.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Bantargadung, Sihabudin, mengatakan pergerakan tanah mulai terpantau sejak Minggu (22/2/2026) dan terus menunjukkan eskalasi kerusakan akibat kondisi tanah yang semakin labil.
“Bencana ini akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu lama. Kondisi tanah menjadi labil karena jenuh air. Retakan pada dinding dan lantai rumah warga terus bertambah dan masih kami pantau secara berkala,” kata Sihabudin dalam laporan tertulis, Jumat (27/2/2026).
Data terbaru menunjukkan sebanyak 25 bangunan terdampak dalam satu wilayah RT. Dari jumlah tersebut, lima bangunan mengalami kerusakan berat, terdiri dari empat rumah warga dan satu pondok pesantren yang dihuni sekitar 20 orang.
Selain itu, enam rumah mengalami kerusakan sedang, sementara 14 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan berupa retakan pada bagian struktur bangunan.





