Sebagai alternatif, kepolisian menyarankan pemudik menuju wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menggunakan jalur utama Puncak atau jalur Jonggol-Cianjur dengan sejumlah catatan teknis.
“Kami menyarankan pengendara atau pemudik melintas di jalur utama Puncak atau melalui jalur alternatif Jonggol-Cianjur, dengan catatan ada penambahan rambu dan PJU yang masih minim,” ujarnya.
Koordinasi lintas instansi telah dilakukan guna mempercepat perbaikan dan penambahan penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalur alternatif tersebut agar lebih aman dilalui.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, M Iqbal Safarudin, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan sarana prasarana menjelang mudik dan libur Idul Fitri 2026, termasuk inventarisasi perlengkapan jalan serta pemasangan papan peringatan di titik rawan kecelakaan dan bencana.
“Kami upayakan perbaikan dan penambahan dapat tuntas sebelum H-10 lebaran atau paling telat H-7 lebaran, sehingga saat dilalui pemudik seluruh jalur utama Cianjur sudah layak serta aman dan nyaman,” kata Iqbal.





