Selain pelarangan SOTR, Polrestabes Bandung juga meningkatkan intensitas patroli guna mencegah aksi balap liar yang kerap muncul menjelang waktu sahur maupun setelah salat Subuh. Pengawasan akan difokuskan di sejumlah ruas jalan protokol dan titik rawan yang sering dijadikan arena balap liar.
Dalam pelaksanaannya, kepolisian akan bersinergi dengan TNI dan unsur Pemerintah Kota Bandung melalui patroli gabungan skala besar. “Balap liar sangat membahayakan nyawa pelaku dan pengguna jalan lain. Kami akan lakukan penindakan tegas, termasuk penyitaan kendaraan dan proses hukum sesuai aturan yang berlaku,” kata Budi.
Sebagai langkah pencegahan, kepolisian juga mengintensifkan penyuluhan ke sekolah dan komunitas pemuda terkait bahaya balap liar dan tawuran. Budi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari.
“Pastikan anak-anak sudah berada di rumah pada jam-jam rawan. Kami ingin Ramadan di Kota Bandung berjalan khusyuk, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah yang beribadah,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





