Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan proses pengelolaan lahan dan pascapanen berjalan dengan baik dan sesuai standar.
Selain kadar air, Bulog juga melakukan pemeriksaan kandungan aflatoksin untuk memastikan keamanan jagung yang akan didistribusikan.
“Kualitas ini membuktikan bahwa pengelolaan lahan produktif dapat dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga berperan di sektor produktif masyarakat,” ujarnya.
Ali menyebutkan, Bulog menerima sebanyak 43 karung jagung tanpa catatan penolakan. Hal ini, kata dia, menegaskan komitmen Polsek Plered dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Upaya ini diharapkan mendorong sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Purwakarta,” katanya.





