• Senin, 6 Desember 2021

Dikes Akui Korban Banjir di Sergai Hanya Terserang Penyakit Kulit, Diare Tidak Ada

- Kamis, 25 November 2021 | 15:53 WIB
Korban banjir di Sei Rampah tinggal di posko pengungsian. (Putra/Jabarnews)
Korban banjir di Sei Rampah tinggal di posko pengungsian. (Putra/Jabarnews)

JABARNEWS | SERDANG BEDAGAI - Banjir rendam Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara hampir 1 bulan, puluhan warga masih tinggal di posko pengungsian.

Kondisi air banjir mengandung bakteri membuat warga terdampak banjir mulai terjangkit penyakit kulit dengan tanda-tanda timbulnya bintik merah pada kulit, baik di tangan dan di kaki.

"Sejak beberapa kali ini banyak warga terkena penyakit kulit, mungkin karena airnya mengandung bakteri," kata seorang pengungsi di bantaran Sungai Bedagai, Melan, Kamis 25 November 2021.

Baca Juga: Penghargaan Penyanyi Dangdut Paling di Hati, 'Pindah Alamat' ke Ayu Ting Ting

Baca Juga: Nekad, Pencuri Beraksi di Siang Bolong Bobol Rumah Warga Purwkarta

Menurutnya, selama tinggal di posko pengungsi hampir 1 bulan, dia belum ada mendengar adanya anak-anak korban banjir yang terserang penyakit mata, batuk atau diare.

Baca Juga: Ada Delapan Isu Prioritas Oded-Yana Pimpin Kota Bandung, Ini Pelayanan Yang Diutamakan

Baca Juga: Yuk Simak Cara Membersihkan Kloset Duduk yang Kuning

"Setau aku, gak ada yang anak-anak menderita penyakit mata dan batuk, apalagi diare," ucapnya.

Halaman:

Editor: Iqbal Safana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X