Selain arus mudik, pemerintah juga memprediksi puncak arus balik terjadi pada dua periode, yakni H+2 Idulfitri atau Selasa (24/3/2026) dan H+6 Idulfitri atau Sabtu (28/3/2026).
Jumlah pemudik yang kembali ke tempat domisili pada H+2 diperkirakan mencapai sekitar 4,12 juta orang, sementara pada H+6 diprediksi sekitar 3,9 juta orang.
“Waktu kepulangan pemudik diperkirakan terjadi setelah subuh menjelang siang, sekitar pukul 05.00 sampai 10.00,” ujarnya.
Secara keseluruhan, jumlah masyarakat yang kembali ke tempat tinggal pada periode arus balik diperkirakan mencapai sekitar 19,34 juta orang.
Dishub Jabar juga memetakan sejumlah jalur yang diperkirakan menjadi titik kepadatan selama musim mudik. Jalur Tol Trans Jawa yang meliputi ruas Japek–Cipali–Palikanci diperkirakan akan dilalui sekitar 14,18 juta pemudik.





