“Kami juga minta maaf, belum sesempurna apa yang diharapkan masyarakat, karena ini juga terkait karakter yang tidak bisa langsung berubah,” katanya.
Ia menjelaskan, tarif tiket masuk wisata memang berbeda tergantung momentum, seperti hari biasa, hari libur, hingga libur khusus seperti Hari Raya Idul Fitri.
Pada momen libur khusus, tarif yang berlaku sebesar Rp20 ribu per orang dan Rp5 ribu untuk sepeda motor. Dengan dua orang pengunjung menggunakan satu motor, total biaya menjadi Rp45 ribu.
Namun, tiket yang diterima wisatawan saat kejadian justru menunjukkan tarif hari libur biasa, yakni Rp15 ribu per orang dan Rp5 ribu untuk kendaraan.
“Jadi, memang kemarin mungkin terjadi human error saat perpindahan, termasuk perpindahan posisi tiket,” jelasnya.





