JABARNEWS | BANDUNG – Program sosial PWI Berbagi Kebaikan Ramadan 1447 H yang digagas Pokja PWI Kota Bandung kembali digelar dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepat di depan Stadion Sidolig, Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang telah berlangsung konsisten selama delapan tahun setiap bulan Ramadan ini tetap berjalan penuh makna, terlebih dengan kehadiran Komandan Kodim 0618 Bandung, Letkol Inf Robil S, yang turut terjun langsung bersama para jurnalis membagikan takjil kepada para pengendara dan warga yang melintas.
Selain menjadi ajang berbagi kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara insan pers, aparat keamanan, serta berbagai unsur pimpinan daerah di Kota Bandung.
Wartawan dan Jejak Perjuangan Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0618 Bandung mengingatkan kembali pentingnya peran wartawan dalam perjalanan sejarah Indonesia. Ia menilai profesi jurnalis tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam perjuangan bangsa.
Ia kemudian menyinggung kiprah dokumentator sejarah, khususnya karya foto jurnalistik dari Frans Mendur dan rekan-rekannya di Indonesia Press Photo Service.
“Bukan hal yang baru, justru salah satu yang ikut mengisi dan mendukung atau memperjuangkan kemerdekaan adalah rekan-rekan jurnalis atau wartawan. Sebagai pengingat, jika dulu tidak ada Mendur Bersaudara, mungkin kita saat ini tidak bisa melihat foto-foto perjuangan zaman dulu,” ujar Letkol Robil.
Menurutnya, karya jurnalistik memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Melalui dokumentasi tersebut, generasi sekarang dapat memahami perjuangan masa lalu.
Lebih jauh, ia menilai profesi wartawan memiliki posisi strategis dalam kehidupan berbangsa.
“Sehingga profesi wartawan ini menurut saya sangat penting. Demikian pula kami di bidang keamanan, baik itu TNI maupun Polri, tanpa bantuan rekan-rekan media, kami tidak bisa mencapai hasil yang maksimal,” ungkapnya.
Sinergi TNI dan Media untuk Kepentingan Publik
Selanjutnya, Letkol Robil juga menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan media. Menurutnya, kerja sama yang baik akan membantu berbagai program kewilayahan berjalan lebih efektif.
Ia berharap dukungan pemberitaan dari media dapat memperluas manfaat kegiatan yang dilakukan aparat keamanan bagi masyarakat.
“Dengan bantuan rekan-rekan media, kami berharap tugas yang kami laksanakan dapat tercapai dan didukung dengan baik, sehingga itu dapat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas bahwa kolaborasi antara TNI dan media memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada publik.
Dukungan Sejumlah Pihak
Sementara itu, Ketua Pokja PWI Kota Bandung, Zaenal Ihsan, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung program berbagi kebaikan Ramadan ini.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut dapat berjalan dengan baik berkat dukungan sejumlah lembaga dan tokoh.
Di antaranya Bank BJB, BAZNAS Jawa Barat, serta sejumlah unsur pimpinan daerah seperti Ketua DPRD Kota Bandung dan anggota DPRD Kota Bandung Juniarso Ridwan.
“Pokja PWI Kota Bandung merasa bahagia atas kehadiran Pak Dandim pada kegiatan PWI Berbagi kali ini. Tentu ini sebuah hal yang patut diapresiasi sebab support dalam menebar kebaikan adalah tanggung jawab dan kewajiban bersama, terlebih menghadirkan kepedulian dan sikap empatif terhadap sesama di bulan suci Ramadan,” ujar Ihsan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar membagikan takjil, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial.
Rencana Kehadiran Wali Kota Bandung
Pada awalnya, kegiatan berbagi takjil ini juga dijadwalkan dihadiri oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang direncanakan ikut turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat.
Namun karena agenda yang tidak dapat dihindari, Wali Kota Bandung akhirnya tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui sambungan telepon seluler, Farhan menyampaikan permohonan maaf kepada panitia dan para peserta kegiatan.
Menurut penjelasan panitia, sekitar pukul 16.45 WIB Farhan masih berada di Halim, Jakarta, dan terjebak kemacetan. Setelah tiba di Bandung, ia harus langsung mendampingi kunjungan Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, yang tengah berada di Kota Bandung.
Meski demikian, kegiatan tetap berlangsung lancar dan penuh antusiasme.
Momen Silaturahmi di Bulan Ramadan
Di akhir acara, suasana keakraban terasa saat Letkol Robil menyampaikan apresiasinya atas undangan berbuka puasa bersama dan kegiatan berbagi takjil tersebut.
Ia bahkan menyebut kehadirannya sebagai sebuah kehormatan.
“Ke depan kita bisa saling berbincang, saling bertukar pikiran. Ngopi-ngopi, duduk santai, kalau sudah tidak puasa lagi. Kalau sekarang mah enggak boleh, takut batal,” kelakar Letkol Robil yang disambut tawa para tamu undangan.
Kegiatan berbagi takjil ini pun menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara TNI, insan pers, dan masyarakat Kota Bandung selama bulan suci Ramadan.(Red)





