DIR menilai eksposur dan interaksi digital tidak semata mencerminkan popularitas, tetapi juga kemampuan membaca emosi publik dan mengelola narasi kebijakan. Kepala daerah dinilai tidak cukup hanya bekerja administratif, melainkan harus menghadirkan kebijakan solutif sekaligus mengkomunikasikannya secara transparan dan akuntabel.
“Dalam lanskap tersebut, Dedi Mulyadi tercatat sebagai figur yang paling berhasil menyedot sekaligus mengelola perhatian publik pada tahun pertamanya menjabat,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





