“Ada ratusan yang diangkat. Ini rotasi dan mutasi, bukan hanya promosi,” ujarnya, Senin, 23 Februari 2026.
Menurut dia, tidak semua pejabat eselon II akan mengalami pergeseran. Sejumlah posisi tetap dipertahankan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta hasil evaluasi kinerja.
Beberapa jabatan strategis yang selama ini kosong dipastikan akan terisi. Di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Sekretaris DPRD, Direktur RSUD Waled, serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang cukup lama diisi pelaksana tugas.
Rodi menjelaskan, pengisian DPKPP tetap dilakukan meski proses hukum yang berkaitan dengan pejabat sebelumnya belum berkekuatan hukum tetap.
Pemerintah daerah, kata dia, telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara terkait langkah tersebut.
Sejumlah nama mulai beredar menjelang pelantikan. Kepala Dinas Perhubungan, Hilman Firmansyah, disebut akan bergeser mengisi DPKPP.





